Diari Charles Roring

alam dan pikiran

Hutan Tropis Pegunungan Arfak

Pegunungan Arfak di sebelah selatan kota Manokwari - Papua Barat

Pegunungan Arfak di sebelah selatan kota Manokwari - Papua

Ini terjemahan dari artikel saya dalam bahasa Inggris yang berjudul Tropical Rainforest of Arfak Mountains. Hutan-hujan tropis di Pegunungan Arfak telah lama menarik para wisatawan asing. Mereka mengunjungi kawasan itu untuk melihat hewan dan tumbuh-tumbuhan yang merupakan spesies endemik New Guinea di wilayah itu. Terletak di selatan kota Manokwari – ibu kota Provinsi Papua Barat, Pegunungan Arfak dapat dicapai dengan sepeda motor atau mobil. Flora dan fauna di daerah-daerah dataran rendah berbeda dengan yang hidup di dataran tinggi. Contohnya, magnificent birds of paradise dan bower birds pada umumnya ditemukan di lereng yang dekat dengan puncak-puncak pegunungan. Bagi turis yang ingin melihat kanguru pohon, burung taun-taun (hornbills) serta kakatua putih (sulphur-crested cockatoo), tujuan yang direkomendasikan adalah kampung-kampung di kawasan pantai seperti Warkapi, Hangow atau distrik Ransiki. Baca: Tropical Rainforest Preservation di Distrik Senopi.

Turis Rusia berkemah di kampung Warkapi - Kabupaten Manokwari - Papua Barat

Turis Rusia berkemah di kampung Warkapi - Kabupaten Manokwari - Papua Barat

Kampung-kampung Pesisir
Minggu lalu, saya melakukan tur singkat di sepanjang kampung-kampung pesisir mulai dari Danau Kabori, Maruni, Mupi, Warkapi, Hangow, Oransbari dan Ransiki. Saya naik bis DAMRI yang dioperasikan oleh perusahaan milik negera. Kondisi hutan hujan di wilayah itu masih bagus sekali. Dari pengamatan pribadi, wilayah di pinggir kampung telah ditebang hutannya untuk pembukaan kebun kasbi, dan keladi, makanan pokok di Papua atau dulu dikenal dengan istilah the Netherlands New Guinea. Pada bulan Januari 2010 tiga turis Russia pergi ke Warkapi. Mereka melakukan pengamatan burung (bird watching) di sepanjang sebuah kali yang berair deras di dekat kampung Warkapi. Dari foto-foto dan cerita yang mereka sampaikan kepada saya, burung dapat dengan mudah dilihat saat beterbangan di pepohonan jika diamati dari daerah terbuka yang tercipta di sekitar kali atau sungai tersebut. Aktivitas pengamatan burung di hutan tropis biasanya sulit jika dilakukan di dalam hutan khususnya ketika kita berjalan menerobos pepohonan yang lebat di bawah kanopi hutan. Cahaya matahari tidak dapat dengan mudah menembus kanopi yang dipadati tumbuhan hijau. Untuk mengambil foto-foto burung, kita membutuhkan kamera lensa panjang. Jangan lupa membawa baterai tambahan karena listrik tidak selalu tersedia. Saya selalu membawa kantong plastik yang besar di dalam saku tas untuk melindungi peralatan elektronik jika hujan turun. Berjalan di malam hari, dengan dituntun oleh penduduk setempat, dapat pula dilakukan di Warkapi jika turis ingin melihat binatang-binatang malam seperti kuskus dan burung hantu.

Wisatawan Russia menjelajahi sungai Warkapi di Manokwari Papua

Wisatawan Russia menjelajahi sungai Warkapi di Manokwari Papua

Kampung-kampung Pegunungan
Saya telah mengunjungi kampung Syioubri, Mokwam dan Kwau. Di Syioubri ada seseorang yang bernama Zeth Wonggor. Dia adalah seorang yang berpengalaman dalam bidang perburungan. Dia bisa disebut ahli dalam mengidentifikasi burung yang merupakan satwa asli Papua. Tuan Wonggor dapat menuntun Anda mengitari lereng-lerang terjal di belakang kampungnya untuk membantu Anda melihat vogelkop bower birds, western parotia, pitohui atau bahkan magnificent birds of paradise. Dengan menggunakan kendaraan beroda empat, waktu yang diperlukan untuk mencapai Syioubri adalah dua jam. Jika anggaran Anda terbatas, tetapi memiliki jadual penerbangan yang lebih fleksibel, Anda bisa ke sana dengan kendaraan umum. Pergi saja ke Pasar Wosi dan bertanyalah ke orang-orang di sekitar tentang mobil yang akan pergi ke Mokwam. Jika jadual penerbangan Anda sudah pasti dan waktu Anda di kota Manokwari terbatas, gunakanlah kendaraan sewa supaya Anda bisa kembali ke kota Manokwari tepat waktu. Di samping Syioubri, kampung lainnya yang layak untuk dikunjungi adalah Kwau. Kampung ini bertetangga dengan Syioubri. Ada juga burung-burung di sana tetapi fokus utama promosi eko-wisata untuk kampung ini adalah studi pengobatan herbal. Jika Anda tertarik mempelajari tanaman-tanaman obat dari Pegunungan Arfak maka kampung Kwau adalah tempat terbaik untuk dituju. Samuel Mandacan adalah kepala kampung Kwau. Dia dan saudaranya terbilang ahli di bidang tanaman obat yang biasa digunakan oleh masyarakat asli Papua untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang mereka derita. Jika Anda membutuhkan seorang pemandu wisata, maka Anda bisa menemui Hans Mandacan di kampung itu yang juga menyediakan jasa penginapan bagi wisatawan. Bahasa Inggrisnya cukup bisa dimengerti setidaknya untuk membantu menerjemahkan percakapan sederhana antara wisatawan asing dan penduduk kampung.

Turis Russia bersama masyarakat Papua di Kampung Warkapi - Manokwari Papua, Barat

Turis Russia bersama masyarakat Papua di Kampung Warkapi - Manokwari Papua, Barat

Setelah membaca artikel ini, Anda bisa melihat bahwa hutan hujan tropis Pegunungan Arfak tidak hanya berguna dalam menyerap gas-gas CO2 yang kita lepaskan ke atmosfir setiap hari tetapi juga dalam menyediakan makanan, tempat rekreasi dan tanaman obat yang berkhasiat bagi perawatan kesehatan. Jika Anda tertarik mengunjungi Pegunungan Arfak, dan membutuhkan informasi lebih banyak tentang wilayah ini, silahkan menghubungi saya, Charles Roring, via email: peace4wp@gmail.com

Baca juga:

Iklan

Oktober 18, 2010 - Posted by | Wisata Alam | , , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: