Diari Charles Roring

alam dan pikiran

Tanaman Obat untuk Cacingan dan Bisul dari Pegunungan Arfak Manokwari

Tanaman obat di hutan tropis Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat sangatlah banyak jenisnya. Ketika saya mengunjungi Kampung Kwau, Samuel Mandacan – seorang Papua yang menggeluti dunia pengobatan herbal memperkenalkan sebuah tanaman kepada saya. Nama tanaman itu dalam bahasa setempat adalah Sesbou. Tumbuhan Sesbou memiliki bermacam-macam khasiat yang baik untuk kesehatan kita. Sesuai dengan penjelasannya, Akar atau umbi dari tanaman ini bisa membunuh cacing yang mendiami perut manusia terutama pada anak-anak.

Daun Sesbou berkhasiat memberantas cacing di perut kita

Tanaman Obat untuk Cacingan dan Bisul

Sebelum digunakan, tanaman sesbou tersebut perlu dibersihkan terlebih dahulu dengan air bersih. Setelah itu umbi atau akarnya diambil lalu ditumbuk atau diparut hingga halus. Jus yang dihasilkan kemudian dicampur dengan air hangat. Tidak semua extrak Sesbou diminum. Untuk anak-anak, jumlah yang direkomendasikan hanyalah satu sendok teh. Jumlah itu sudah cukup untuk membunuh cacing yang mendiami perut mereka.
Disamping bermanfaat untuk membersihkan tubuh kita dari cacing, daun tanaman Sesbou tersebut digunakan pula oleh masyarakat Suku Arfak untuk mempercepat keluarnya nanah dari bisul yang sedang kita derita. Cara penggunaannya sederhana saja. Tutup daerah yang terserang bisul dengan daun Sesbou. Dalam beberapa hari saja, nanah akan keluar dan luka yang ditimbulkannya akan cepat mengering.

Tanaman Sesbou dipakai masyarakat Arfak untuk cacingan

Obat cacing dari akar tanaman Sesbou

Selama perjalanan saya mengelilingi kawasan hutan tropis di kampung Kwau kawasan Pegunungan Arfak, Samuel Mandacan dan Hans Mandacan – dua orang pemandu wisata yang mempelajari pengobatan tradisional tersebut memperkenalkan banyak sekali tanaman obat kepada saya. Saya kagum mendengar penjelasan dan kebijaksanaan lokal yang mereka miliki itu. Harapan saya semoga pengetahuan mereka ini bisa dilestarikan dan bila perlu dipromosikan kepada masyarakat luas agar kita semakin menghargai peranan hutan tropis dalam kehidupan kita.

anak-anak Papua di Pegunungan Arfak Manokwari

Anak-anak Papua di Kampung Kwau - Pegunungan Arfak Kabupaten Manokwari

Telah kita ketahui bersama bahwa hutan tropis memiliki peranan penting dalam menyerap gas-gas karbon dioksida yang kita lepaskan ke atmosfir melalui berbagai aktivitas keseharian kita seperti mengendarai kendaraan bermotor, memasak makanan atau membakar sampah. Di samping itu juga, hutan tropis merupakan sumber makanan bagi masyarakat adat yang hidup di dalam atau di sekitarnya. Burung, mamalia, reptil dan serangga membentuk satu ekosistem yang penting bagi kelangsungan hidup hutan tropis.
Dewasa ini, luasan hutan tropis di berbagai belahan dunia semakin menciut akibat dari penebangan yang tidak bertanggung jawab. Sumber daya hutan tropis diambil dalam skala besar seperti kayu dan satwa yang hidup di dalamnya. Di samping itu, perusahaan-perusahaan kelapa sawit telah melakukan ekspansi usaha mereka dengan mengorbankan hutan tropis di Sumatra, Kalimantan dan Papua. Kita perlu melindungi dan melestarikan hutan tropis karena ia memiliki peranan yang penting sekali dalam kehidupan kita.
Dengan memperkenalkan skema eco-tourism di blog ini, saya harapkan semakin banyak orang yang tertarik untuk datang ke Kampung Kwau guna menikmati keindahan alam hutan tropis Papua serta mempelajari kebijaksanaan lokal masyarakat adat yang hidup selaras dengan alam.

Kampung Kwau di Pegunungan Arfak

Kampung Kwau di Pegunungan Arfak Manokwari - Papua Barat

Uang yang Anda bayarkan atas jasa penginapan, guide dan bahan makanan kepada penduduk setempat sangatlah berperan penting dalam membantu perekonomian mereka sehingga masyarakat adat tidak akan tergoda untuk menggunduli hutan yang ada di sekitar kampung mereka.
Di samping belajar tentang manfaat obat herbal bagi kesehatan manusia, wisatawan bisa melihat berbagai jenis burung dengan bulu-bulunya yang indah menari dan menyanyi di pepohonan. Di pagi hari burung surga magnificent berdansa. Di siang hari rombongan burung hornbill mengepakan sayapnya diangkasa seperti bunyi pesawat yang sedang terbang. Untuk menerima wisatawan, Hans Mandacan telah membangun sebuah rumah penginapan.
Bila Anda tertarik mengunjungi kampung Kwau di Pegunungan Arfak, Kabupaten Manokwari- Provinsi Papua Barat – Republik Indonesia, Anda bisa menghubungi saya lewat email: peace4wp@gmail.com. Saya dengan senang hati akan membantu mengatur perjalanan Anda ke sana.

September 28, 2010 Posted by | Jalan-jalan, Kesehatan, Pengobatan Tradisional, Wisata Alam | , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.