PELACUR DAN SOPIR TRUK
oleh Charles Roring
Malam minggu adalah malam yang panjang. Kompleks 666, pusat industri hiburan di kota Sorong sejak sore tadi sudah ramai dikunjungi orang. Kompleks ini terletak jauh di luar kota. Perlu waktu satu jam berkendaraan untuk berkunjung ke sana. Walau terpencil, Kompleks 666 selalu ramai dikunjungi para “wisatawan.”
Waktu menunjukkan pukul 20.00 WIT. Semarak lagu dangdut terdengar nyaring di pengeras suara. Para pria larut dalam goyangan dangdut ditemani kaleng-kaleng bir dan wanita-wanita penghibur. Mereka adalah perantau-perantau yang datang ke tanah Papua untuk mengadu nasib. Ada yang bekerja di perusahaan kayu, perusahaan ikan, serta ada pula yang hanya berprofesi sebagai sopir angkutan umum atau tukang ojek. Kebanyakan dari mereka datang untuk melupakan keletihan dan kepenatan kerja.
RITUAL MANDI ASMARA
oleh Charles Roring
Jessica gadis cantik tinggi semampai. Hidungnya mancung, matanya biru kehijau-hijauan. Kulitnya putih, rambutnya panjang keemasan. Ia datang jauh-jauh dari Australia untuk magang di Lembaga Studi Hak-hak Adat Rakyat Papua (L-SHARP) Jayapura. Di sana ia mempelajari berbagai masalah yang berkaitan dengan masyarakat adat Papua.
MALARIA TROPIKANA
oleh Charles Roring
Sedikit goncangan kecil terjadi ketika pesawat menembus awan. Lampu peringatan di langit-langit kabin menyala. Penumpang diminta mengencangkan ikat pinggang dan tidak merokok.
SENJA KAIMANA
oleh Charles Roring
Kata orang, senja di Kaimana adalah senja yang paling indah, paling syahdu, paling romantis dan paling segala-galanya di seluruh dunia. Di sebelah timur semenanjung Bomberai, di sebuah teluk yang berhadapan dengan Pulau Namatote, di situlah kota kecil Kaimana berada.
MARTINE
oleh: Guy de Maupassant
diterjemahkan oleh: Leo Charles Roring
Ini terjadi pada dirinya di suatu hari Minggu setelah misa. Ia sedang berjalan pulang dari gereja melewati sebuah jalan sepi yang menuju rumahnya ketika ia melihat di depannya Martine, yang juga sedang berjalan pulang. Baca selebihnya »
Sebuah Hadiah Pernikahan
oleh: Guy de Maupassant
diterjemahkan oleh: Leo Charles Roring
Untuk suatu masa yang lama Jaques Bourdillere telah bersumpah bahwa ia tidak akan pernah menikah, tetapi tiba-tiba saja ia mengubah pikirannya. Itu terjadi mendadak, pada sebuah musim panas, di tepi pantai. Baca selebihnya »








