Diari Charles Roring

alam dan pikiran

David Scott Mendaki Menjelajah Gua dan Mengamati Kelelawar di Manokwari

Saya pergi mendaki bersama Tuan David Scott di Gunung Meja Manokwari pada 30 Maret 2010. Kami mulai di pagi hari sekitar jam 8.50. Tuan Scott adalah seorang geologist dari London yang datang ke Manokwari – ibu kota Provinsi Papua Barat dalam rangka berwisata untuk melihat flora dan fauna Papua. Saat itu hujan gerimis tetapi kami memutuskan untuk tetap mendaki di hutan hujan tropis. Saya, sebagai seorang pemandu wisata, biasanya mendaki bersama kawan saya, Paul, di Gunung Meja. Kami menemani David Scott untuk mengamati burung dan melakukan sedikit eksplorasi di gua-gua alam.

Setelah berjalan menanjak selama sekitar lima menit, David Scott berhasil melihat dua ekor burung taun-taun atau hornbill di sebuah pohon tinggi. Dia menggunakan keker/ binocularsnya untuk memperbesar penampakan burung-burung itu. Sayangnya, kamera digital saya hanyalah sebuah Sony DSC W30 yang tidak dilengkapi dengan lensa panjang. Saya tidak bisa memotret gambar burung-burung itu dengan cukup jelas.
Selanjutnya kami meneruskan perjalanan selama beberapa jam di dalam hutan hujan tropis yang merupakan lintasan penjelajahan Alfred Russel Wallace di tahun 1858 selama expedisinya di the Netherlands New Guinea dalam upaya pencarian burung-burung surga.
David Scott berkata bahwa dia membawa buku Wallace, The Malay Archipelago tersebut bersamanya dan sedang membacanya. Saya mengatakan bahwa saya telah membaca buku itu dan pernah menerjemahkan beberapa halaman mengenai New Guinea khususnya mengenai ekspedisi Wallace di Teluk Dorey Manokwari ke dalam bahasa Indonesia. Wallace tidak menyebutkan kota Manokwari dalam bukunya karena pada waktu itu, kota Manokwari tidak ada. Teluk Dorey ketika itu adalah daerah yang belum berkembang dengan beberapa kampung kecil sepanjang daerah pantai. Wallace bertemu dengan penginjil-penginjil Jerman, Otto (dan istrinya) serta Geisler ketika dia dan pembantu-pembantunya mendarat di Pulau Mansinam pada tahun 1858.
David Scott dan saya serta Paul mengunjungi dua gua di Gunung Meja.  Alfred Russel Wallace tidak menyebutkan gua-gua ini dalam bukunya, The Malay Archipelago. Kami berhasil melihat kelelawar-kelelawar di sana. Setiap turis menikmati pengamatan kelelawar (bat watching) bersama saya dan Paul ketika dia berada di Manokwari.
Di siang hari, kami beristirahat dan makan siang di Monumen Perang Dunia II Jepang. Saat Tuan David Scott sedang duduk dan menikmati keindahan hutan hujan tropis, saya dan Paul membersihkan daerah di sekitar monumen. Kami memungut botol-botol plastik, dan kantung-kantung dan mengumpulkannya di satu tempat.
Beberapa menit kemudian kami melanjutkan perjalanan keluar dari Gunung Meja ke Pantai Pasir Putih. Saya harus berkata bahwa saya sangat lelah. Kami tiba di pantai yang berseberangan dengan Gereja Immanuel pada jam 4 sore.
Hari berikutnya (31 Maret 2010), saya, Paul dan David Scott mengunjungi beberapa pulau di Teluk Dorey Manokwari di mana kami berenang melihat terumbu karang dan berbicara dengan penduduk kampung di Pulau Mansinam. Dia berkata bahwa dia sangat menikmati perjalanan di Manokwari.
Sebagai seorang pemandu wisata, saya menyediakan sebuah paket tiga hari keliling Manokwari kepada para wisatawan yang ingin melihat dan menikmati keindahan alam hutan dan terumbu karang di Teluk Dorey.
Day 1. Hiking, Bird Watching, Caving and Bat Watching di Gunung Meja.
Day 2. Traveling to islands in the Dorey bay where tourists can go hiking, bird watching and snorkeling to see the beautiful corals and colorful ornamental fish
Day 3. Traveling to the Northern Coast or in the local name we usually call it Pantura of Manokwari and canoeing to Kaki island.
Untuk informasi harga dan hal-hal lain yang lebih mendetail mengenai tur tiga hari dan paket-paket lainnya ke daerah pedalaman di Pulau Papua, silahkan menghubungi saya – Charles Roring di lroring@yahoo.com, peace4wp@gmail.com.
Baca pula

David Scott Enjoyed Snorkeling in Dorey bay of Manokwari

David Scott went hiking caving and bat watching in the Table Mountain of Manokwari

April 11, 2010 - Posted by | Manokwari Papua, Wisata Alam | , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: