Diari Charles Roring

alam dan pikiran

Caving di Gunung Meja Manokwari Papua bersama Grietje

Caving adalah kegiatan menjelajahi gua (cave exploration) yang bertujuan untuk mengenal lebih dekat keadaan sebuah gua, bagaimana ia terbentuk dan apa saja satwa-satwa yang berdiam di dalamnya. Caving adalah salah satu kegiatan eco-tourism yang menarik sekali namun sedikit orang yang berani melakukannya karena sejumlah alasan, seperti takut, penampakan luar gua yang seram dan bahaya mengalami kecelakaan saat caving.
Hari Sabtu yang lalu, saya menemani Grietje dan Ani ke Gunung Meja. Sebenarnya mereka ditemani pula oleh dua orang volunteer YAT yang lain yakni Shanti dan Dorthea dari YAT (Yayasan Alternativ Turis). Tetapi Shanti menyerah di permulaan hiking sehingga Dorthea harus menemaninya pulang kembali ke Losmen YAT sebelum mendaki bukit terjal yang mengarah ke puncak gunung datar yang ditutupi oleh pohon-pohon besar dari hutan tropis. Saya, Nico, Grietje dan Ani memutuskan untuk terus hiking dan caving di Gunung Meja. Kami mulai perjalanan kami di pagi hari dari Toko Buku Xavier.

Caving adalah pengalaman yang menantang terutama di saat musim hujan. Ketika kami masuk ke dalam gua di sebelah utara Gunung Meja, gua terbesar di mana kelelawar kecil dan besar tinggal bersama-sama di dalamnya, lantai gua terasa licin dan lengket. Lumpur menutupinya karena beberapa hari belakangan ini hujan turun terus. Saya mulai mengambil sejumlah gambar dinding gua yang dihiasi stalactite and stalagmite. Tiba-tiba saja, saya dikejutkan oleh seekor kelelawar besar yang terbang menyambar ke arah kami. Saya kira kelelawar ini akan menabrak kami tetapi  tidak lama kemudian ia berbalik dan hanya mengitari kami.

bats in a cave in the Table Mountain of Manokwari Papua

Kelelawar terbang mengitari langit-langit sebuah gua di Manokwari

Ada beberapa gua di Gunung Meja Manokwari yang bisa dikunjungi atau dieksplorasi. Jika Anda tertarik untuk melakukan caving, Anda bisa menghubungi saya. Jangan lupa membawa perlengkapan penjelajahan gua  atau caving equipment yang memadai seperti sepatu hutan/ jungle boots, lampu senter, keker atau binoculars – jika Anda juga ingin melakukan pengamatan burung (bird watching). Anda juga mungkin membutuhkan topi dan jaket hujan jika ke Manokwari di kala musim hujan. Jika Anda sudah sampai di kota Manokwari, silahkan menghubungi saya via email: lroring@yahoo.com atau cell phone 081332245180. Saya akan mengatur perjalanan Anda baik ke gua, hiking di hutan tropis, berenang dan snorkeling di pulau-pulau dan aktivitas lainnya yang menyenangkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan fisik Anda. Oleh Charles Roring

Baca juga:

Cave Exploration inside the Tropical Rainforest of Papua

Photographing bats in a cave in Manokwari Papua

Caving in Manokwari

April 4, 2010 - Posted by | Jalan-jalan, Wisata Alam | , , , , ,

2 Komentar »

  1. wah sorry yah k charles. santi menyerah duluan gara-gara tidak enak badan. Lain kali pasti akan sampai ke gua

    Komentar oleh santy | April 15, 2010 | Balas

  2. Halo Kax….

    Ka2 Su ke goa yang di Asai?? jauh ka, klo jalan kaki dari jalan utama kira2 berapa Lama?
    Ka2, punya buku tentang goa kha???? Z butuh skali….Thx

    Komentar oleh Aldrin | Agustus 24, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.