Klitoris Dalam Pelukan Jingga
oleh Charles Roring di Manokwari, West Papua, Indonesia
Mendengar kata “Clitoris” atau “Klitoris”, kebanyakan orang pasti menghubungkannya dengan daerah peka kaum hawa. Ya, itu tidak salah. 
Namun, pembaca yang terhormat, yang saya maksudkan di sini adalah klitoris bunga Anggrek. Sungguh, bunga anggrek yang banyak bergelantungan di hutan-hutan nusantara juga memiliki Klitoris yang erotis dan eksotis. Saya suka “menikmati” (dalam tanda kutip) keindahan dan kelembutan warna-warni “klitoris” tersebut.
Sayang sekali, anggrek-anggrek di hutan tropis Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua sedang terancam akibat lajunya penebangan liar (ilegal logging) yang terus berlangsung hingga saat tulisan ini saya buat. Perilaku hidup modern kita juga turut menambah beban yang harus dipikul oleh hutan tropis.
Bunga anggrek klitoris/ clitoris hanyalah sebuah alasan sepele yang saya pakai untuk membela keberadaan hutan hujan tropis yang saat ini tengah terancam.
Mungkin Anda akan berkata, “Tapi kan GW tidak menebang hutan. GW ini kerjanya di kota.”
Iya, itu benar. Hanya saja gaya hidup Anda ikut memberi beban pada hutan.
Apakah Anda memakai AC dan Kulkas di rumah? Mungkin gedung atau pabrik tempat Anda berkerja masih menggunakan CFC pada mesin pendinginnya. CFC merusak lapisan ozon yang berakibat pada pemanasan global yang semakin menambah beban pada hutan tropis kita.
Apakah Anda membawa kendaraan bermotor? Asap kendaraan bermotor mengandung gas CO2 dan CO, serta gas-gas beracun yang mengakibatkan terjadinya hujan asam. Hujan asam tersebut merusak daun-daun pohon sehingga mereka tidak bisa berfotosintesis dengan baik. Perlu diingat bahwa, setiap kendaraan bermotor yang memakai bahan bakar fosil turut berperan dalam terjadinya pemanasan global (global warming). Apakah Anda memasak menggunakan kompor gas? Kebocoran gas methane di stasiun pengisian, pabrik penyulingan ikut berperan dalam terjadinya global warming.
Apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu menyelamatkan hutan hujan tropis:
- Kurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi. Bila memungkinkan bepergianlah dengan menggunakan kendaraan umum (vehicle sharing), atau naik sepeda.
- Kurangi penggunaan plastik. Karena bahan ini diproses dari hasil ekstraksi minyak bumi.
- Tanamlah bunga, atau pohon di halaman rumah Anda.
- Makanlah makanan segar. Kurangi penggunaan kompor gas yang memakai bahan bakar gas methane. Makan lalapan tentu lebih sehat.
Dan masih banyak lagi hal-hal sepele tapi bermanfaat dalam melindungi alam serta hutan tropis kita. Semoga Anda mau melaksanakannya. Baca juga: Bora Bora









nice post
Blog yang keren. Kunjung balik ke blog saya di http://www.astriani.wordpress.com. Terima kasih
salam kenal, blog yg ‘liar’..pasti banyak yg terperangkap.
kalau iseng, mampir dunk ke gubuk saya..boleh kita buka-bukaan siapa tahu bisa klik,
http://bandarsampah.blogdetik.com
kliatannya care banget sama lingkungan yah…. anyway, judul2 artikelnya very “tricky”. hehehe, maen ke blog ku juga yah
http://frozenmenye2.wordpress.com
wah gw yang dokter aja asumsinya emang kesana.ternyata its”s a flower euyyyyyyy!
permisi …. nupang lewat